Festival Nandong Simeulue

Nandong adalah sebuah kesenian tradisi yang berasal dari simeulue. Nandong sejenis seni tutur yang berisi syair-syair tentang nasehat, rintihan dll. Kata Nandong berasal dari kata senandung. Nandong juga bearti senandung yakni nyanyian kecil yang di dendangkan pada saat melakukan suatu pekerjaan yang disenangi atau untuk menghibur hati yang sedang gundah. Nandong biasanya diiringi oleh musik Kendang dan terkadang diiringi juga oleh Biola. Nandong berkembang secara turun temurun, biasanya dibawakan oleh sekelompok laki-laki dan dinyanyikan secara bergantian dengan suara tinggi (tenor). Menurut cerita orang-orang tua dulu, Nandong berasal dari kerinduan nenek moyang masyarakat Simeulue pada kampung halamannya yang lama ditinggalkan. Mereka diusir oleh penguasa daratan sumatera karena melakukan pelanggaran. Ketika mereka meherik-herik (bersyair) karena sangat merindukan kampung halaman, maka jadilah irama yang syahdu dan lama kelamaan mereka menyebutnya dengan Nandong. Dalam meherik-herik (bersyair) diambillah seruas bambu kemudian dipukul-pukul pada kayu sehingga menghasilkan bunyi yang menarik.

Seiring perkembangannya oleh masyarakat dibuatlah alat musik kendang dan biola sebagai alat untuk mengiringi Nandong dan disusunlah syair (karangan) yang bervariasi serta membuat variasi pukulan kendang Nandong yang membuat syair semakin enak didengar. Dulu Nandong di mainkan dengan bahasa simeule tapi setelah datangnya Halilullah yang berasal dari Minang Kabau untuk mengembangkan Agama Islam di simeulue, barulah Nandong dinyanyikan dengan bahasa jame, tapi irama dan musiknya tidak mengalami perubahan. Zaman dulu Nandong hanya dimainkan pada saat upacara Turun Anak, perkawinan atau hanya sekedar mengisi waktu luang.

Nandong terbagi dalam 3 versi, yang pertama versi Simeulue Barat (sigulai), versi Simeulue Timur, versi Simeulue Tengah dan Teupah Selatan (defayan). Setiap versi memiliki ciri-ciri tersendiri pada syairnya. Namun pada saat ini versi ke dua saja yang sangat berkembang. Ciri khas Nandong versi Timur pada saat menyanyikan lagu nya penuh dengan perasaan, mengalun-alun dan pukulan gendangnya lebih panjang serta selalu diawali dengan Saramo (irama gendang) dan diakhiri dengan Tonjon (karangan akhir,penutup dalam pertunjukan Nandong). Nandong dalam kehidupan masyarakat Simeulue sangat dikenal, tidak hanya memiliki fungsi sebagai hiburan tapi juga memiliki makna religius.

Jika berbicara tentang sejarah Nandong, sudah ada beberapa tulisan dan literatur yang menjelaskan secara detil tentang Nandong (Karina Purwanti, Profil Nandong di Kabupaten Simeulue th 2011). Jika kita bertanya kepada seniman-seniman mereka sudah faham betul apa itu Nandong dan sejarah singkatnya, ini menandakan bahwa Nandong secara sejarah dan filosofi nya sudah bisa di fahami oleh kalangan seniman di simeulue.

LATAR BELAKANG

Sejalan dengan kemajuan dan perkembangan zaman di akhir abad XX yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial, budaya, ekonomi dan politik secara langsung maupun tidak langsung akan dapat mengubah kesenian tradisional yang ada di tengah-tengah masyarakat, bahkan seni tradisional dapat terancam punah di telan kemajuan zaman apabila masyarakat pendukungnya tidak melestarikan dan mewariskan kepada generasi berikutnya. Selama ini semua kita hanya memfokuskan perhatiannya pada beberapa seni tradisi saja, padahal banyak sekali kesenian-kesenian tradisi di Aceh yang harus mendapat perhatian serius oleh semua kalangan termasuk juga pemerintah dan jika tidak dilakukan langkah-langkah penyelamatan yang kongkrit dikhawatirkan banyak kesenian taradisi akan hilang di telan zaman.

Begitu pula dengan kesenian Nandong, untuk mempertahankannya masyarakat kesenian sebagai pelaku utama merasa kesulitan, dimana untuk memainkannya Kesenian Nandong memang cenderung kurang menarik khususnya di kalangan kawula muda. Belum lagi sedikitnya jumlah event-event yang bisa mengakomodir kesenian Nandong, baik di level daerah, provinsi bahkan nasional. Kondisi-kondisi seperti inilah yang membuat semakin menurunnya semangat para pelaku kesenian Nandong, dimana mereka juga harus bekerja sebagai petani, buruh, tukang DLL untuk menghidupi kebutuhan keluarga, oleh karenanya tidak mungkin waktu dan biaya harus mereka keluarkan ekstra untuk tetap menjaga keberlangsungan kesenian mereka.

Keadaan inilah yang di lihat dan di rasakan perlu dilakukan beberapa hal untuk membangun gairah dan semangat para seniman Nandong agar tetap terus eksis dalam berkesenian, salah satunya dengan mengadakan sebuah event yang bernama “ Festival Nandong 2018 “. Dimana kegiatan utamanya adalah Parade Nandong, Nandong Goes to school (Workshop),   Atraksi Seni Budaya dan pertunjukan kolaborasi Nandong, Kegiatan ini mengusung tema “Spirit Nandong”.

TUJUAN

  1. Membangkitkan semangat dan spirit bagi para Seniman Nandong khususnya  serta masyarakat seni pendukungnya yang ada di daerah pada umumnya untuk terus melestarikan kesenian Nandong.
  2. Memberi dukungan bagi komunitas seni sekolah (kawula muda) dengan memberikan pelatihan melalui workshop Nandong dalam upaya membangun semangat  dan spirit komunitas (kawula muda) untuk mencintai kesenian Nandong.
  3. Sebagai wadah event/festival seni baru dengan tingkat skala dan dampak yang lebih besar bagi daerah itu sendiri maupun Nasional.
  4. Para peserta Parade Nandong yang menjadi penyaji Terbaik bisa jadi  perwakilan untuk team kesenian Simeulue di PKA
  5. Calendar of Event Disbudpar Privinsi Aceh.

MANFAAT

  1. Kesenian Nandong bisa lebih diminati dan dikenal oleh kawula muda
  2. Edukasi Kesenian Nandong bagi komunitas seni sekolah di simeulue
  3. Silaturahmi dan apresiasi bagi komunitas seni Nandong

OBJEKTIF

  1. Pelaku seni dan budaya
  2. Penikmat seni
  3. Masyarakat umum
  4. Pengunjung
  5. Unsur lainnya

BENTUK KEGIATAN

a.  Parade Nandong

Parade ini berupa penampilan kesenian Nandong dari semua komunitas yang ada di 10 kecataman di Simeulue, dimana nantinya akan di pilih tiga penyaji/penampil terbaik dan akan di berikan dana pembinaan. Parade Nandong ini nantinya akan di nilai oleh tiga orang juri yang berkopeten di kesenian Nandong.

b. Pertunjukan Kolaborasi

 Nanti akan ada penampilan Kolaborasi Nandong dan musik Konvensional (modern) yang akan dikemas sedemikian rupa agar menjadi sebuah pertunjukan seni yang harmoni dan menarik untuk di tonton.

c.  Nandong Goes to School (Workshop Nandong)

Nandong Goes to School adalah workshop Nandong yang akan dilakukan di beberapa sekolah yang ada di Simeulue, dimana workshop ini akan melibat kan seniman-seniman Nandong sebagai pemateri utama nya. Workshop ini bertujuan membangun minat kawula muda untuk lebih mencintai kesenian Nandong.

d.  Atraksi Seni Budaya

Akan di tampilkan beberapa atraksi seni budaya lainnya yang ada di simeulue sebagai hiburan.

WAKTU DAN TEMPAT

Festival Nandong ini akan di laksanakan pada Tanggal 6 dan 7 Juli 2018, di Lapangan Pendopo Bupati Simeulue, mulai pukul 20.30 wib s/d 23.30 wib.

PELAKSANA

Pelaksana kegiatan ini adalah Lembaga Panteue Atjeh yang telah ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, yang akan didukung oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Simeulue juga akan bekerjasama dengan beberapa komunitas lokal yang ada di Simeulue. Ini bertujuan untuk  memberdayakan seniman dan SDM lokal untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.

  Article

Saat Musik Etnik Aceh Berpadu dengan Jazz

Pemerintah Provinsi Aceh menggelar Aceh World Jazz Festival 2019 pada 26-27 Oktober 2019. Selain menjadi...

Dosi Elfian Smart Speaking

Dosi Elfian Smart Speaking adalah fasilitator pelatihan / training dan seminar teknik berbicara di depan...

Piasan Seni Banda Aceh 2018

Melanjutkan spirit Piasan Seni Tahun lalu, Ditahun 2018 ini Piasan Seni Banda Aceh tetap akan...

Festival Nandong Simeulue

Nandong adalah sebuah kesenian tradisi yang berasal dari simeulue. Nandong sejenis seni tutur yang berisi...

Aceh World Jazz Festival 2018

World music yang disebut juga dengan Musik Global atau Musik Internasional, adalah kategori musik yang...

Saat Musik Etnik Aceh Berpadu dengan Jazz

Pemerintah Provinsi Aceh menggelar Aceh World Jazz Festival 2019 pada 26-27 Oktober 2019. Selain menjadi...

Dosi Elfian Smart Speaking

Dosi Elfian Smart Speaking adalah fasilitator pelatihan / training dan seminar teknik berbicara di depan...

Piasan Seni Banda Aceh 2018

Melanjutkan spirit Piasan Seni Tahun lalu, Ditahun 2018 ini Piasan Seni Banda Aceh tetap akan...

Festival Nandong Simeulue

Nandong adalah sebuah kesenian tradisi yang berasal dari simeulue. Nandong sejenis seni tutur yang berisi...

Aceh World Jazz Festival 2018

World music yang disebut juga dengan Musik Global atau Musik Internasional, adalah kategori musik yang...

Instagram Gallery